Bab 12 – Rumah Hukuman 🔞
Cukup
banyak uang yang Nia keluarkan untuk mengajukan tuntutan balik atas hak asuh
anaknya. Meskipun tidak menghabiskan semua uang tabungannya. Tapi Nia merasa
perlu tetap mempersiapkan finansialnya secara matang. Nia tak mau hinaan
suaminya karena ia tak bekerja dan tidak memiliki pendapatan kembali terulang.
Nia juga
ingin memberikan kehidupan yang layak dan indah untuk anaknya. Jadi berhubung
hari Sabtu dan Minggu ia dan Angga sama-sama libur, hari ini keduanya akan
membuat live streaming yang cukup gila.
“Aku tidak
akan menyiksamu, kapanpun kamu merasa gak kuat kita bisa menyudahinya,” ucap
Angga sebelum memulai siarannya kali ini bersama Nia.
Nia
mengangguk lalu memeluk erat suaminya yang begitu pengertian padanya itu.
Angga
memakai topeng yang menutupi separuh wajahnya, sementara Nia memakai maskernya
sebelum akhirnya mereka memulai streaming.
●●●
Tak ada
sapaan ceria dari Nia seperti biasanya. Streaming kali ini sedikit
berbeda karena langsung di buka dengan Nia yang duduk mengangkang tanpa
menggunakan celana dalam. Angga juga tak bicara apapun sampai akhirnya Angga
mendekat dan memasang sebuah d!ld* berbentuk p*n!s yang dapat bergetar melalui
remot kontrol yang di pegang Angga.
“Kerjakan
pekerjaan rumah, jangan sampai mainannya lepas. Oke!” ucap Angga yang baru
bicara untuk memberitau acara streaminga hari ini.
