0
Home  ›  Chapter  ›  The Secret Neighbor

Bab 08 – Putus?

 

Bab 08 – Putus?-1

Tak ada streaming Momy Cow lagi, bahkan beberapa foto sexy yang pernah di posting Nia juga tiba-tiba hilang dan hanya menyisakan foto makanan atau barang-barang yang tidak begitu penting dan menarik saja.

Begitu banyak yang mencari Nia di platform streamingnya bahkan banyak yang tetap mengiriminya uang tips meskipun Nia tak melakukan apapun. Nia juga tak membalas satupun komentar yang ada dan memilih untuk menghilang begitu saja.

Tak hanya itu sosial medianya yang terlihat ceria dengan banyak foto bersama murid di TKnya atau kerajinan buatan muridnya juga tiba-tiba tidak aktif begitu saja. Angga benar-benar kehilangan Nia, parahnya lagi apartemen Nia selalu tertutup dan mobil Brio milik Nia juga sudah lama tak pulang ke apartemennya.

Tentu saja Angga tetap mencarinya dengan menghubungi penjaga dan pengelola apartemen, berharap ia mendapat kabar atau minimal tau kemana Nia pergi. Angga juga pergi ke TK tempat Nia mengajar tapi Nia juga sudah tidak datang mengajar lagi sejak kepulangannya dari piknik.

Angga begitu kalang kabut mencari Nia. Bahkan WAnya pada Nia tak di balas jangankan di balas, dibacapun tidak. Tak hanya itu Angga yang bekerja sebagai pegawai bank dan diam-diam menyelidiki transaksi rekening Nia juga tak bergerak sedikitpun. Masih utuh seperti semula.

Angga tak mau menyudahi hubungannya dengan Nia. Angga benar-benar serius ketika mengatakan menerima Nia apa adanya. Angga juga serius ketika ia ingin menikahi Nia. Tapi kenapa malah jadi seperti ini.

●●●

Nia pergi ke rumah mantan suaminya dan terus menggedor-gedor gerbang rumahnya memohon untuk di ijinkan masuk dan melihat putranya sebentar saja. Nia terus memohon agar di ijinkan sebentar saja merawat putranya yang jatuh sakit namun ia tetap tidak di ijinkan masuk. Jangankan masuk melihat kondisinya pun tidak.

Baca juga 29. Vol. 3 : Chapter 12

Warga dan RT sekitar rumah mantan suami Nia sudah mencoba menengahi dan membujuk mantan suami Nia tapi tetap tak membuahkan hasil. Nia terus memohon dan mengiba agar di ijinkan bertemu dengan anaknya tapi mantan suaminya begitu berkeras tak mengijinkan Nia bertemu dengan anaknya.

Nia begitu frustasi di buatnya. Ali sakit, putranya yang masih kecil dan begitu lemah itu membutuhkan ibunya. Tapi Nia sebagai ibu yang hanya ingin merawat putranya malah terus di usir dan di singkirkan. Bahkan entah yang keberapa kali Nia di siram air kotor oleh istri baru suaminya karena kesal pada Nia yang begitu keras kepala.

“Aku cuma mau ketemu anakku! Aku cuma mau ketemu Ali, cuma ngurus dia sebentar saja. Aku janji tidak akan membawanya, aku janji tidak akan mengambilnya. Aku hanya ingin memeluk anakku!” tangis Nia memaksa untuk bertemu dengan putranya.

“Halah modus! Bilang aja kamu mau ngerebut suamiku lagi!” maki istri baru mantan suami Nia lalu menyiramkan air kotor entah yang keberapa kalinya pada Nia yang berpegangan pada gerbang rumahnya memaksa masuk.

Tak puas hanya menyiram Nia, wanita itu juga memukuli jari-jari Nia yang menggenggam jeruji pagarnya dengan ember yang ia bawa hingga luka.

“Ali! Momy disini, Nak! Momy dateng buat Ali!” teriak Nia tanpa peduli jemarinya yang sudah luka dan memar terhantam ember.

Tak lama mantan mertuanya datang. Tapi bukannya mengijinkan Nia masuk untuk melihat dan memeluk anaknya. Wanita tua itu malah memandang Nia jijik.

“Kamu ini gak tau diri apa gimana?! Kalo udah di buang ga usah datang kesini! Kamu alergi ya liat keluargaku bahagia?! Iya?! Wanita kampungan, menjijikkan!!!” ucapnya lalu merangkul menantu barunya dengan penuh kasih sayang masuk kedalam.

Baca juga 28. Vol.3 : Chapter 11

Nia diam sambil menatap tajam ke arah mertua juga keluarga baru suaminya. “Kalau aku gak boleh dapat hakku atas Ali! Kalian juga gak bisa memiliki Ali sama kayak aku!!!” teriak Nia lantang lalu pergi sambil menangis dengan kondisi pakaian yang basah dan kotor.

●●●

Angga kaget bukan main begitu melihat notifikasi Momy Cow memulai live streaming lagi, yang makin membuat Angga kaget dan tak percaya adalah saat melihat back groundnya adalah kamar Nia di apartemennya.

Angga langsung bergerak cepat menonton live streaming tersebut dan begitu ia melihat Nia masih memakai pakaian yang lengkap. Angga langsung berlari ke apartemen Nia. Angga langsung menggedor-gedor pintunya dengan panik sambil sesekali menekan bel.

Nia keluar membukakan pintu apartemennya yang begitu ribut. Tanpa sempat berkata apapun Angga langsung memeluk Nia dengan begitu erat hingga topi koboi yang Nia gunakan terlepas dari kepalanya.

“Aku mencarimu kemana saja…” ucap Angga dengan suara bergetar yang terdengar begitu tulus.

Nia yang sebelumnya berusaha menolak pelukan Angga terdiam tanpa berani bergerak dan Angga semakin erat memeluknya. Bahkan Nia dapat merasakan detak jantung dan nafas Angga yang tersengal karena posisinya yang begitu dekat.

“Aku terus mencarimu, aku pergi kesemua tempat, aku mananyai semua orang, aku terus mengirimimu pesan, aku melacak aktivitas bankmu. Aku terus mencarimu seperti orang frustasi! Aku hampir gila karena terus memikirkanmu selama lima hari ini! Kamu kemana?! Ayo kita bicarakan semuanya baik-baik…” ucap Angga lalu meluruh ke lanti berlutut memohon pada Nia. “Jangan pergi meninggalkanku, jangan menghilang, katakan sesuatu, ayo bicara, ayo bertengkar dan berdebat, aku mau lakukan apapun tapi tolong jangan pergi lagi!” tangis Angga memohon pada Nia.

Nia ikut menangis dan meluruh di lantai bersama Angga. Nia memeluk Angga dengan erat yang di balas oleh Angga. Keduanya menangis bersama lalu dengan gila Nia mengajak Angga ke kamarnya. Nia memberikan topi koboi dan kacamatanya pada Angga setelah puas menangis.

“I-ini pekerjaan rahasiaku, ini yang ku takutkan selama ini jika kamu tau dan akan membongkar semuanya…” ucap Nia sambil menatap Angga dengan matanya yang masih berlinangan air mata dan di saksikan begitu banyak penontonnya.

Angga menutup kamera streaming Nia dengan topi koboi milik Nia yang ia kenakan. “Kalo kamu malu melakukan ini sendirian, kalo apa yang kamu lakukan sekarang kamu anggap aib dan dosa. Aku akan mengikutimu, ayo kita lakukan semua bersama-sama. Aku akan mengikutimu, ke neraka sekalipun selama bersamamu akan ku jalani,” ucap Angga dengan yakin lalu mencium bibir Nia pertama kalinya.

Bab 08 – Putus?-2

Bab 08 – Putus?-3


23
Posting Komentar
Search
Menu
Theme
Share