0
Home  ›  Chapter  ›  The Secret Neighbor

Bab 11 – Menikah

 

Bab 11 – Menikah-1

Angga mulai membicarakan masalah pernikahannya dengan Nia, Angga juga langsung gerak cepat mengabari kakaknya dan memintanya untuk ikut ke rumah kakak pertama Nia untuk meminta restu. Angga dan Nia juga sepakat untuk membuat konten bersama hingga Nia mendapatkan hak asuh atas putranya. Tentu saja keduanya juga sepakat untuk merahasiakannya juga.

Tak ada yang sulit dalam persiapan pernikahan Nia dan Angga kali ini, begitu berbeda dengan pernikahan Nia yang pertama. Pernikahan kali ini terasa begitu santai dan tidak ribet sama sekali. Pertama karena keduanya hanya ingin menikah di KUA saja dan merayakannya bersama keluarga saja, kedua karena Nia meminta untuk di adakan resepsi saat ia sudah mendapatkan putranya kembali saja.

Keputusan itu terasa begitu sulit bagi Nia meskipun Angga tak keberatan sedikitpun dan bisa mengerti keadaan Nia. Tapi Nia merasa bersalah pada Angga dan kakaknya, karena ini pernikahan pertama Angga dan mereka tak bisa merayakannya.

Amel awalnya juga menentang dan kesal karena keputusan yang Angga dan Nia buat. Namun saat Amel tau alasan di balik itu semua, ia menerima keputusan Angga dan Nia untuk menunda resepsi. Edi kakak Nia, juga tak mempermasalahkan soal Angga yang di rasa tak sekaya mantan suami Nia sebelumnya yang bekerja sebagai pengusaha sawit.

Edi tak mempermasalahkan lagi soal siapa yang menjadi jodoh adiknya. Karena sudah pernah salah memilihkan jodoh waktu itu. Tak hanya Edi yang setuju, seluruh keluarga Nia juga setuju dengan keputusan Nia untuk menikah dengan Angga yang hanya bekerja sebagai pegawai bank, mereka juga tak mempermasalahkan jika Nia masih bekerja saat menikah dengan Angga nantinya.

Selama Nia bahagia dan tidak mengalami KDRT atau di selingkuhi lagi, itu sudah cukup bagi keluarga Nia. Apa lagi Nia sekarang juga tinggal sendiri dan memperjuangkan hak asuhnya sendiri, jadi tak ada yang berani mempersulit restu atau apapun terkait pernikahan Nia. Apalagi Angga terlihat begitu serius dan mau menerima Nia apa adanya.

“Sayang, tapi aku pengen liat kamu pakek baju pengantin gitu. Gaun atau kebaya juga tidak apa-apa, aku juga ingin kita berfoto sebagai kenang-kenangan,” ucap Angga setelah ke KUA untuk mengurus segala persyaratan.

Baca juga 29. Vol. 3 : Chapter 12

Nia tersenyum lalu mengangguk. “Kita bisa membeli gaun dan tuxedo,” ucap Nia sambil mengecup tangan Angga yang terus menggenggamnya. “Aku akan berdandan, lalu kita bisa berfoto juga,” hibur Nia yang paham jika Angga menginginkan pernikahan yang meriah.

Angga yang semula cemberut langsung tersenyum mendengar ucapan Nia. Angga sangat bahagia dengan kehidupannya bersama Nia, persiapan menikah, memilih gaun, sesekali menemani Nia melakukan siaran, sampai akhirnya menikah.

Begitu sah sebagai suami istri sebagai kegiatan awal untuk mengabadikan momen bahagianya, Angga membuat akun Instagram yang di kelola bersama dengan Nia, Angga juga membuat akun Youtube yang memposting vlog kegiatan hariannya sebagai pasangan bersama Nia. Angga mengawalinya dengan postingan pernikahannya yang sangat sederhana, lalu memposting kegiatan hariannya bersama Nia.

Sedikit merepotkan, tapi Angga suka membagikan vlog kesehariannya. Vidio yang di unggah juga tidak setiap hari, melainkan rangkuman kegiatannya selama seminggu dengan durasi antara 15-25 menit. Angga juga tak berharap chanelnya viral dan memiliki banyak pengikut. Angga hanya ingin menyimpan momen kebersamaannya bersama Nia saja.

Setelah menikah Nia mulai aktif kembali menjadi guru TK, akun streaming miliknya juga berganti nama menjadi Momy Cow in Summer 69 karena sering melakukan streaming bersama Angga. Meskipun belum bisa terlalu aktif dan rutin seperti sebelumnya karena ia dan Angga sedang sibuk pindah.

Angga yang memilih mengalah untuk tinggal di apartemen Nia, sementara apartemennya ia sewakan pada pasutri muda yang tak sengaja bertemu di KUA dulu. Angga juga mulai mencicil untuk membeli rumah di salah satu perumahan begitu mendapat informasi dari teman-teman di kantornya. Tak hanya itu Angga juga di promosikan sebagai kepala cabang di bank tempatnya bekerja menggantikan posisi bu Citra.

“Apa kita berhenti streaming saja?” tanya Angga begitu melihat banyaknya uang tabungan yang sudah ia kumpulkan dan Nia miliki.

Baca juga 28. Vol.3 : Chapter 11

“Berhenti saat aku mendapatkan Ali kembali atau rumah kita jadi?” tawar Nia.

Angga menghela nafas lalu mengangguk dan tersenyum. Angga tak bisa menolaknya, meskipun Angga kurang nyaman ketika keintimannya bersama Nia terekspose. Namun disisi lain ada rasa bangga ketika banyak orang iri padanya. Tak hanya itu Angga juga merasa senang bisa mengabadikan keintimannya dan menikmati vidionya juga.

Angga memeluk Nia lalu melepaskan daster yang Nia kenakan lalu meletakkannya sembarangan dan langsung menggendong Nia masuk ke dalam kamar. Nia tersenyum mengetahui apa yang akan Angga lakukan. Nia langsung mendekatkan wajahnya pada Angga dan melumat bibir suaminya dengan lembut.

“Ayo kita buat banyak kegilaan,” ucap Angga sambil menidurkan Nia dan langsung melumat bibirnya dengan lembut.

Nia tertawa kecil lalu membalas lumatan Angga, mengimbangi kebuasan yang ia miliki. Menunjukkan sisi binalnya yang menggoda. Menjadi pelacur pribadi bagi Angga yang selalu siap di gunakan kapanpun.

Tapi baru Angga melepas pakaiannya tiba-tiba ada panggilan masuk ke ponselnya. Angga tentu mengabaikan itu, tapi tak lama begitu ia telanjang dan siap kembali mencumbu Nia, ponselnya kembali berdering.

“Pengacara…” ucap Angga yang akhirnya mengalah untuk mematikan ponselnya tapi malah melihat panggilan dari pengacara yang akan ia sewa bersama Nia.

Angga duduk di tempat tidur bersama Nia, menyemak rincian biaya dan segala berkas yang harus di urus untuk mendapatkan hak asuhnya kembali. Nia langsung mengangguk setuju yang jelas langsung di sampaikan Angga. Nia tak peduli pada nominal yang harus ia keluarkan, toh ia bekerja siang malam juga hanya untuk putranya.

“Kita lalui semuanya bersama-sama…” ucap Angga setelah telfonnya di tutup.

Nia mengangguk dengan wajahnya yang murung. 

Bab 11 – Menikah-2

Bab 11 – Menikah-3

 

23
Posting Komentar
Search
Menu
Theme
Share